Personal project: “Indonesia Fantasy”

Di 2018 ini, saya ingin (lebih lagi) menggiatkan diri dalam mempertajam dan membiasakan diri melatih kemampuan menggambar saya, khususnya digital. Baik dari pengembangan ide, sketsa kasar, hingga (mudah-mudahan) selesai.

Jika mengunjungi website untuk kategori desain dan art dalam bentuk digital, seperti Artstation.com, maka saya dapat menyimpulkan, bahwa kebanyakan karya yang ada selalu “bernuansa dan beraromakan luar negeri”, sementara kalau saya perhatikan, sesungguhnya, negara kita, Indonesia ini, sangatlah menginspirasi dan sangat layak dijadikan sumber ide dalam menggarap suatu karya, baik desain karakter hingga landscape.

Dari pemikiran inilah saya ingin (iseng-iseng) mulai saja menjalankan latihan pribadi saya dengan tema Indonesia Fantasy, yaitu sebuah serial berisi karya-karya digital saya yang terinspirasi dari keindahan, keragaman, dan keunikan Indonesia, baik budaya, tempat-tempat, hingga detil-detil lainnya.

So far, sketsa-sketsa yang baru selesai bisa dilihat di bawah.

Semoga ke depan semakin banyak karya lainnya dan tetap konsisten berlatih!

Monkey_forest_step_7_done

Gambar di atas terinspirasi dari Monkey Forest di Ubud, Bali. Looks creepy but very exotic! Sentuhan fantasinya tentu tampak pada patung raksasa berbentuk kepala monyet.

Sketch_22_2_2018_floating_marketGambar di atas terinspirasi oleh Floating Market di Kalimantan Selatan. Tapi dengan sentuhan fantasi.

Advertisements

Indonesia: Not perfect. But it’s still awesome!

Sudah sejak lama saya menantikan ingin mengembangkan sendiri personal project untuk meningkatkan kemampuan dalam storytelling dan menggambar saya (khususnya, digital painting dan ilustrasi). Akhirnya, karya ini pun lahir: “Greet One Another” (menyapa satu dengan yang lainnya). Terinpsirasi dari kekayaan Indonesia, baik dari keramahan orang-orangnya, hingga keragaman profesi dan sosial-budayanya. Karya ini menjadi awal dari serial ilustrasi lainnya yang ingin saya kerjakan di sela-sela pekerjaan kantor saya. Semua bertemakan: Indonesia. Mengapa? Karena saya percaya, meski Indonesia tidak sempurna, tetapi tetap menakjubkan!

Sedikit proses pembuatan ilustrasi “Greet One Another.” Selamat menikmati.

ilustrasi_0_sketchilustrasi_1_sketch

ilustrasi_2_sketchilustrasi_3_sketchilustrasi_1