Assassin’s Creed Fan Art painting

Saya bukan penggemar fanatik dari game karya Ubisoft ini. Saya sempat memainkan versi paling pertamanya, yaitu Assassin’s Creed beberapa tahun lalu. Tapi tidak sempat mengikuti atau selalu update dengan seri-seri terbarunya, apalagi seri Assasin’s Creed origin dan Odyssey.

Yang saya gemari dari game ini adalah kemampuan stealth dan parkour si jagoan utamanya yang hebat, yang saya yakini merupakan pioner dalam sebuah game action.

Lalu, hal yang selalu mengundang decak kagum saya adalah karya para concept artistnya dalam membuat visual konsep game tersebut. Dibuat dengan sangat baik, realistis, memadukan berbagai teknik dan ilmu digital art yang canggih dan efisien.

Maka, untuk menyambut rilisnya Assassin’s Creed Odyssey, saya mencoba membuat fan art painting dari seri ini. Belajar menerjemahkan mood, lighting, dan komposisi ke dalam satu environment painting. Thanks for visiting!

11 okt 1811 okt 18_BWBlack and white painting

This slideshow requires JavaScript.

Slideshow: step by step Assassin’s Creed fan art painting

Advertisements

Studi color key Big Hero 6

Salah satu animasi terkeren menurut saya. Big Hero 6. Desain dunia yang wow! San Fransokyo! Lalu desain karakter yang super appealing dan lovable. Seperti Baymax, Hiro, dan para kru lainnya. Sangat berkelas dan menghibur, juga menyentuh.

big_hero_6_thumbnail

Saya mencoba menangkap mood, color, ambience, pencahayaan dan sedikit detil dari scene-scene menarik dari keseluruhan film. Banyak sekali scene keren untuk di-repaint, tapi inilah 9 panel scene yang menurut saya, sedikit menggambarkan cuplikan kisah animasi keren karya Disney ini. Maaf jika ada scene favorit teman-teman pembaca yang tidak tergambar disini.

Latihan yang seru, menantang, dan cukup sulit. Karena kompleksitasnya, detilnya, dan kadang perpaduan warna yang kaya dan sangat membingungkan. Bagaimana menemukan warnanya. Campuran warna apa saja yang ada di sebuah scene itu.

Saya memakai program Adobe Photoshop dalam semua proses digital painting ini. Dan SAMA SEKALI TIDAK menggunakan fitur eyedropper/ pick color, untuk mengambil sampel warnanya. Jadi saya ‘nekad’ meramu dan menebak sendiri paduan warna di tiap scene. Rata-rata waktu pengerjaan adalah antara 25 menit sampai 1 setengah jam per scene nya. Tapi ini sebuah latihan yang baik untuk, setidaknya, mencoba mendekati mood dan atmosfer dari scene yang dijadikan referensi. Scene mana dari film Big Hero 6 yang rekan-rekan pembaca paling suka?

color_key_big_hero_6_DONEcolor_key_big_hero_6_scene9color_key_big_hero_6_scene8color_key_big_hero_6_scene6color_key_big_hero_6_scene5color_key_big_hero_6_scene4color_key_big_hero_6_scene3color_key_big_hero_6_scene2color_key_big_hero_6_scene1color_key_big_hero_6_scene7

 

Color study from Movies

Belakangan ini saya sedang menikmati belajar speedpainting sambil melatih kepekaan saya akan warna dan pencahayaan dari cuplikan film-film box office. Akan mencoba konsisten melatih hal ini di sela-sela kesibukan rutinitas. Semoga bisa!

avatar_color_studythor_ragnarok_color_studyvenom_color_study

*saya memulai dengan riset cepat di Youtube, mencari scene film apapun yang keren dan memiliki pencahayaan yang menarik. Lalu, print screen cuplikan tersebut, kemudian masukkan hasil print screen itu ke Photoshop dan mulai menggambar cepat semua adegan film dengan alat gambar Wacom.

#artvsartist movement, April 2018

Pada april 2018, terdapat gerakan yang lumayan ‘booming’ di kalangan para seniman (artist) di berbagai belahan dunia, khususnya melalui dunia maya. Cukup menyertakan 8 karya pilihan, lalu letakkan foto selfie di tengah, dan jangan lupa ketik #artvsartist, maka anda telah resmi bergabung di gerakan “dadakan” ini.

tes

*melihat banyaknya karya dengan tema environment (background painting) yang pernah saya buat, membuktikan saya semakin mencintai bagian ini! Sesuatu yang sebelumnya hanya ada di luar imajinasi saya.

 

Personal project: “Indonesia Fantasy”

Di 2018 ini, saya ingin (lebih lagi) menggiatkan diri dalam mempertajam dan membiasakan diri melatih kemampuan menggambar saya, khususnya digital. Baik dari pengembangan ide, sketsa kasar, hingga (mudah-mudahan) selesai.

Jika mengunjungi website untuk kategori desain dan art dalam bentuk digital, seperti Artstation.com, maka saya dapat menyimpulkan, bahwa kebanyakan karya yang ada selalu “bernuansa dan beraromakan luar negeri”, sementara kalau saya perhatikan, sesungguhnya, negara kita, Indonesia ini, sangatlah menginspirasi dan sangat layak dijadikan sumber ide dalam menggarap suatu karya, baik desain karakter hingga landscape.

Dari pemikiran inilah saya ingin (iseng-iseng) mulai saja menjalankan latihan pribadi saya dengan tema Indonesia Fantasy, yaitu sebuah serial berisi karya-karya digital saya yang terinspirasi dari keindahan, keragaman, dan keunikan Indonesia, baik budaya, tempat-tempat, hingga detil-detil lainnya.

So far, sketsa-sketsa yang baru selesai bisa dilihat di bawah.

Semoga ke depan semakin banyak karya lainnya dan tetap konsisten berlatih!

Monkey_forest_step_7_done

Gambar di atas terinspirasi dari Monkey Forest di Ubud, Bali. Looks creepy but very exotic! Sentuhan fantasinya tentu tampak pada patung raksasa berbentuk kepala monyet.

Sketch_22_2_2018_floating_marketGambar di atas terinspirasi oleh Floating Market di Kalimantan Selatan. Tapi dengan sentuhan fantasi.