Sketch Our Playground Contest

Di masa-masa WFH dan #dirumahaja ini, seorang teman memberi informasi mengenai adanya kontes menggambar sketsa sebuah tempat bermain atau playground. Tampaknya ini merupakan kesempatan berlatih yang bagus bagi saya. Mengisi hari untuk hal yang produktif.

Maka saya pun segera mengumpulkan referensi, membangun tekad dan menyiapkan mental. Bukan untuk hadiah, tapi untuk tenggelam dalam proses yang tentu akan membutuhkan energi, konsentrasi, ide, kreativitas dan daya tahan, demi selesainya karya tersebut. Sekali lagi, tidak mau terjebak di mental ‘semangat di awal, runtuh di akhir.’ Finished, not perfect.

Berikut adalah sketsa yang saya masukkan di kontes #sketchourplayground ini.

Tigor_sketch_our_playground_buds_by_shangrila

Sedikit berbagi tahap pembuatannya:

Semoga bisa terus berkembang dalam hal sketsa. Baik secara tradisional, maupun digital.

Back to traditional method..

Sorry for the long absence. I was taking break for almost 3 weeks. Having a great time with my parents, visiting my sister and her husband (they’ve just married). And now, back to the real world. I’ve decided to keep sharpening my traditional style. Yup. Not using any digital stuff, or Wacom as my drawing partner. Just a pencil and sketchbook. Traditional sketch is still the best foundation for any artist who want to stay sharp, creative, and eager to learn.