Parenting and Art Career

Putri saya sudah hampir berusia 1.5 tahun. Tidak terasa. Perjalanan yang dilewati memang baru ‘seumur jagung’. Belum ada apa-apanya. Masih banyak kejutan dan pelajaran menanti di depan. Tapi rasa syukur harus terus dipanjatkan.

Dan saya kian menyadari betapa peran saya amat dibutuhkan di tengah kehidupan putri dan keluarga saya. Di lain sisi, profesi yang saya tengah jalani, yaitu concept artist, mendorong saya untuk tetap memperhatikan karir kreatif ini. Tetap harus dijalani dengan baik, profesional, dan tetap menajamkan diri dalam banyak aspek kreatif.

Disinilah tantangan itu muncul.

Bagaimana saya harus tetap bijak dan tepat dalam mengelola prioritas, berupa waktu, energi, dan perhatian saya, terhadap dua aspek tersebut. Secara seimbang.

20190126_035839

Komitmen utama saya adalah keluarga. Meski terkadang masih gagal dalam menjalankannya, tapi, setidaknya saya tahu apa yang paling utama dalam hidup saya. Bagaimana saya ingin seoptimal mungkin bisa tetap hadir dalam kehidupan keluarga saya. Kualitas hubungan dengan istri tercinta, dan juga dengan putri saya. Memandikan anak nyaris tiap pagi di sepanjang tahun sebelum berangkat kantor sudah menjadi sebuah habit dan “ritual” saya dalam memulai hari. Saya pun kian menikmatinya. Sebuah bonding tercipta di antara kami. Meski singkat, tapi, saya tahu tidak akan sia-sia.

Lalu, sudah menjadi bagian hidup saya untuk tetap menajamkan diri dalam berbagai aspek dan keterampilan sebagai seorang kreatif. Bagaimana mengejar konsistensi untuk berkarya, studi, belajar hal baru, observasi, dan terbuka dengan banyak inspirasi di luar sana. Sambil tetap bekerja fulltime sebagai concept artist di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang animasi. Menantang. Khususnya agar semua berjalan dengan baik dan tetap seimbang. Tidak ada yang berat sebelah.

Peran ini akan saya jalani dengan rasa syukur, dan selalu meminta kekuatan dari Sang Ilahi. Saya tahu, kapasitas saya akan terus ditingkatkan-Nya dari waktu ke waktu. Bukan karena saya layak untuk itu, tapi karena Ia begitu baik bagi saya.

Advertisements

EXOTIQUE 5 Contest

Beberapa hari lalu, saya mengunjungi situs cgsociety.org untuk mencari informasi terbaru mengenai dunia digital art yang memang biasa saya lihat saat sedang online. Dan di salah satu forumnya, terdapat sebuah pengumuman mengenai kontes bernama EXOTIQUE 5. Sebuah kontes bagi para artist seluruh dunia yang diadakan oleh Ballistic Publishing, yang memang sudah terkenal ahli dalam menampilkan suatu karya digital dalam bentuk kumpulan karya di media majalah. Tentu dengan kualitas print tingkat tinggi, dengan tingkat pixel yang sangat baik.

Sebenernya ini bukan kali pertama saya mengetahui kontes ini. Sejak saya sudah mulai sering membuka cgsociety.org memang sudah beberapa kali diadakan kontes serupa. Tapi kali ini, yang membuatnya agak berbeda adalah, karena saat ini saya (nyaris dinyatakan lulus), yang artinya, fokus saya untuk mengembangkan kemampuan di bidang digital art bisa lebih terarah, fokus, tanpa pikiran lain yang bercabang!!! (Dan tentunya, juga berhubungan erat dengan waktu yang tersedia begitu banyak, ketimbang saat masih kuliah!). Jadi, apakah ada alasan bagi saya untuk tidak mengambil kesempatan ini? Tidak ada!

Dari awal, saya juga mau menekankan pada diri saya sendiri, bahwa, tidak mau terlalu muluk-muluk, jangan terlalu percaya diri, tapi jangan juga terlalu pesimis. Apakah karya saya bisa diterima Ballistic Publishing atau tidak, sebenarnya bukan yang menjadi perhatian saya. Tapi, saya sadar, yang terpenting adalah mengambil kesempatan yang ada, mencoba memberi yang terbaik, menggunakan waktu yang ada, mematuhi guideline yang ditentukan, dan hasil akhir terserah Tuhan.

Akan ada persaingan yang amat luar biasa kompetitif di sini. Banyak profesional artist dari seluruh dunia akan coba menampilkan karya-karya mutakhir mereka agar bisa ditampilkan dalam salah satu lembar di majalah EXOTIQUE edisi yang ke-5 ini. Beberapa, dan bahkan, banyak dari mereka yang sudah berpengalaman, dan karya mereka sudah sering tampil di majalah EXOTIQUE edisi-edisi sebelumnya.

Maka, sudah semakin jelas, bahwa, yang terpenting bagi saya adalah mencoba memberi yang terbaik. Tidak penting apakah karya saya ditampilkan atau tidak. At least, saya sudah berusaha.

Mungkin kesempatan ini juga sangat baik bagi saya untuk mengetahui seberapa baik kemampuan saya dalam menggambar. Karena saya sadar, saya masih belum bisa apa-apa sebenarnya. Bagi saya, menggambar tidak akan pernah ada habisnya, tidak akan ada kata berhenti untuk belajar. Suatu anugerah Tuhan saya bisa diberi kepercayaan untuk kemampuan yang satu ini. Dan saya begitu berhasrat untuk menggunakannya bagi pekerjaan-Nya, bagi kemuliaan-Nya! Doakan saya, agar motivasi saya yang terbesar dalam menggunakan ‘sense of art’ saya adalah untuk Dia saja, bukan bagi saya atau ‘semarak’ saya.