Kualitas karakter kelas dunia

Kalau mau mengamati dengan saksama, kita selalu dikelilingi berbagai hal dalam hidup ini yang menyimpan banyak hikmah dan pelajaran berharga di baliknya. Hal tersebut bisa berupa pengalaman, kejadian-kejadian, orang-orang, karya-karya, bahkan dalam sesuatu yang sifatnya menghibur.

Untuk saya pribadi, salah satu sumber inspirasi dalam menimba sebuah pelajaran datang dari kesukaan saya akan menonton tayangan sepakbola. Ya, liga champion! Pecinta sepakbola tentu tahu betapa intens dan berkualitasnya kompetisi yang satu ini. Selalu penuh drama (tentu yang dimaksud bukan drama seperti serial tv remaja), ketegangan, dan kejutan-kejutan hingga menit-menit akhir pertandingan. Kompetisi ini terdiri dari klub-klub juara masing-masing liga, saling dipertemukan untuk berlomba merebut trofi si kuping lebar – julukan bagi trofi liga champion.

Menyaksikan sebuah pertandingan di babak perempat-final, mempertemukan juara liga Itali Seri-A 6 kali berturut-turut Juventus, dengan juara bertahan liga Champion, dan juara La Liga Spanyol, Real Madrid. Sebuah big match kelas dunia!

Pertandingan berlangsung sangat intens. Jual beli serangan. Beradu penguasaan bola. Pelatih beradu teknik dan strategi dari pinggir lapangan. Pada akhirnya, Real Madrid pun keluar sebagai pemenang dengan skor 0-3 di leg pertama ini.

Saya tidak akan membahas detil jalannya pertandingan di atas. Tapi saya ingin fokus pada membahas satu kejadian paling menarik di sepanjang 90 menit yang berlangsung. Hal tersebut tampak pada saat gol ke-2 Real Madrid yang dicetak secara sensasional oleh pemain terbaik dunia lima kali dalam diri seorang Cristiano Ronaldo.

Dengan tubuh atletis dan relatif ideal untuk seorang atlit, Ronaldo menyambut umpan lambung bek kanan Madrid, Carvajal dengan sebuah tendangan salto sempurna dan menghujamkan bola dengan keras ke gawang Juventus. Meninggalkan Buffon terdiam tak berkutik. 2-0 untuk Real Madrid. Kualitas teknik, penyelesaian, dan ketajaman Ronaldo sudah tidak perlu diragukan lagi. Dia sudah mencetak 14 gol dari 8 pertandingan liga Champion musim ini. Benar-benar fantastis! Tapi spotlight saya bukan diberikan pada Ronaldo, yang memang sangat layak menjadi Man of the Match di pertandingan tersebut.

Saya justru dibuat terkesan dengan reaksi suporter Juventus yang memenuhi Juventus Stadium malam itu. Mereka menginginkan timnya keluar sebagai pemenang. Tapi yang didapat adalah tertinggal 2 gol akibat ‘ulah’ Ronaldo. Dan tendangan saltonya mengonfirmasi hal itu. Lalu hadirlah reaksi yang saya pikir menunjukkan sebuah kualitas karakter kelas dunia, yang patut kita teladani.

Pendukung Juventus menyambut gol spektakuler dan selebrasi Ronaldo dengan melakukan standing ovation sambil bertepuk tangan! Ya. Sebuah aksi spektakuler dalam sepakbola, menghadirkan rasa kagum dan apresiasi yang pantas, bahkan jika itu datang dari lawan, maka mereka pun patut mendapatkannya.

Sebuah sikap berbesar hati, sportif, lapang dada, fair, dan elegan yang telah ditunjukkan oleh Juventini – sebutan bagi pendukung Juventus terhadap Ronaldo. (video nya dapat disaksikan di sini dan di sini). Dan Ronaldo pun, tidak bisa tidak, mencoba membalas apresiasi itu dengan menunjukkan gestur terimakasih kepada seluruh isi stadion (dapat disaksikan di sini).

Champions-League-Quarter-Final-First-Leg-Juventus-vs-Real-Madrid

Cristiano Ronaldo dengan gestur terimakasih pada pendukung Juventus yang telah memberi apresiasi pada golnya

Wow. Sebuah peragaan karakter kualitas kelas dunia di tengah pertandingan sepakbola. Sangat menyenangkan untuk dilihat.

Evaluasi diri.

Seberapa sering kita mampu menunjukkan sikap rendah hati diiringi berbesar hati, dan lapang dada, mengakui keunggulan orang lain? Mengapresiasi apa yang telah ditunjukkan orang lain, bahkan kalau hal itu bagi “lawan” atau kompetitor kita? Atau kita justru dengan keras hati, berusaha semaksimal mungkin tidak mau menyampaikan pujian atau apresiasi yang sepantasnya diberikan pada mereka yang memang lebih unggul dari kita dalam suatu hal di kehidupan ini?

Terimakasih sudah berkunjung dan membaca. Semoga tulisan ini bisa menginspirasi kita untuk terus berjalan ke arah yang lebih baik lagi dari hari ke hari.