‘Draw 100 somethings’ art challenge has finally ended!

Pada 20 Februari 2020, perjalanan panjang saya selama lebih dari setahun (tepatnya 1 tahun 1 bulan), dalam mengerjakan sebuah art challenge paling menantang dalam hidup dan karir saya. “draw100somethings” yang digagas oleh Jake Parker (kreator Inktober dan seorang ilustrator asal US (link)) , akhirnya berakhir dengan kesuksesan meski harus mengalami banyak tantangan sepanjang prosesnya.

Bagaimana tidak.

Menggambar, mendesain, dan mencoba konsisten berkarya di tengah rutinitas kehidupan, keluarga, pekerjaan, prioritas, dan kegiatan komunitas, amatlah sangat menantang. Belum lagi jatuh sakit dan hal-hal urgen lain yang harus diprioritaskan.

Tapi, akhirnya, dengan segala dukungan dari istri, rekan, bahkan follower di sosmed, saya dapat menyelesaikan apa yang sudah saya mulai pada 4 Januari 2019 lalu.

compile50acompile50b

Tujuan semula saya ‘nekad’ mencoba terjun ke art challenge ini tidak lain adalah untuk mengembangkan habit positif dalam kontinuitas berkarya. Selain tentu menajamkan kemampuan saya dalam mendesain, konsep, dan menggambar sebuah topik yang bagi saya, sangat menantang tapi menarik untuk dieksplor. FOOD TRUCK. 

Ini adalah kompilasi 100 desain food truck yang telah saya buat.

Mulai dari desain paling sederhana, sampai yang tersulit. Dari ide paling umum, sampai mencoba untuk ‘out-of-the-box’. Semua upaya dikerahkan. Segala hal dilakukan demi mencapai garis finis.

Bahkan, beberapa teman saya pun turut memberi sumbangsihnya berupa ide, dan berkolaborasi sampai fase pewarnaan. Terimakasih guys!

Kesimpulan?

Sebuah semangat dan gairah yang besar di awal sebuah project, tidak cukup untuk menyelesaikan sebuah perlombaan marathon yang panjang.
Tetapi dalam prosesnya, dibutuhkan banyak faktor pendukung demi suksesnya project tersebut. Mulai dari tekad yang kuat, pantang menyerah, dukungan orang sekitar, berani mengambil resiko, berkolaborasi, dan selalu bangkit setelah jatuh, merupakan elemen kunci yang saya pelajari.

Terimakasih sudah mengikuti perjalanan seru ini! Terimakasih sudah mampir ke art blog ini. Sampai jumpa di art challenge lainnya!

_________________________________________________________________________________

*bonus:

Ini adalah 3 desain favorit menurut saya pribadi.

7968FF7_foodtruck

 

LSD – Thunderclouds illustration

Mendapat inspirasi bisa dari apapun. Salah satunya adalah musik video. Baru-baru ini saya kembali diinspirasi video klip dari band kolaborasi LSD (Labrinth, Sia, Diplo) berjudul “Thunderclouds” (link).

Saya sangat menyukai palet warna dari video klip ini. Menurut saya sangat fantasi. Tidak cukup dengan itu, berbagai detil dalam video juga mendukung pernyataan saya ini. Mobil van panjang yang terbang, dilengkapi mesin seperti sayap dan bergaya sedikit steampunk, tapi interiornya agak crowded dengan berbagai ornamen bergaya etnik.

Sebagai concept artist, hal ini mendorong saya untuk mencoba menggunakan ide-ide ini untuk menghasilkan satu kreasi yang terinspirasi dari berbagai elemen dari video klip tersebut. Just wanna have fun with this fantasy illustration.

20.12.19

 

Visual Library: Pinterest

Mungkin sekitar 2010 lalu, sejak pertama kali Pinterest mulai beredar di internet, saya pun mulai menggunakan aplikasi tersebut. Dan hingga kini, Pinterest masih merupakan pilihan pertama saya jika berbicara tentang visual library.

Dengan pinterest, saya dapat mengumpulkan berbagai referensi visual yang tersebar di dunia maya, mulai dari ilustrasi, sketsa, foto, gambar, hingga quote-quote menginspirasi. Dan membaginya ke dalam berbagai kategori, untuk mempermudah klasifikasi jenis.

1

Sangat membantu dalam pekerjaan dan personal project.

Dunia anak: Ekspresi dan Kebebasan

Menjadi orang tua yang berusaha menemani anak saat bermain dan melatih kemampuan motoriknya dengan menggambar dan mewarnai, mengajarkan saya suatu hal yang baru dan menyenangkan.

Hal itu adalah kebebasan dalam berekspresi. Saat melihat anak mencorat coret dengan bebas di kertas yang sudah disediakan, dia sama sekali tidak takut salah, tidak kenal batasan, tidak ada apapun yang menghalanginya dalam menuangkan kreativitasnya.

Intinya, bebas. Tak ada batasan. Tak kenal aturan.

Hal ini amat berlawanan dengan profesi saya. Sebagai orang yang harus mampu menyediakan konsep dan desain untuk kebutuhan industri animasi, saya dituntut bekerja menghasilkan karya yang memiliki aturannya tersendiri, seperti deadline tertentu, belum lagi ilmu dan pengetahuan dasar bagi seorang artist yang harus diperhatikan seperti kerapihan garis, perspektif, komposisi, appealing design, dll.

Tapi, dengan sejenak memasuki dunia kebebasan anak-anak dalam berkarya, kembali membantu saya untuk refresh, relax, santai, bebas, dan hanya menikmati kesenangan dari aktivitas menuangkan corat coret liar itu.

Ini bukan tentang selalu menghasilkan masterpiece, tapi ini tentang menikmati perjalanan menjadi seorang kreatif dalam berkarya. Layaknya seorang anak yang lugu dan polos. Yang hanya mau menuangkan apa yang ia rasakan, dengan cara yang ia suka, tanpa batasan, tanpa segala kerumitan aturan.

Belajar dari ekspresi bebas seorang anak. Sebuah inspirasi tak ternilai dalam kehidupan.