Happy New Year 2013!

Kiamat?

Suku Maya?

Kalender berakhir?

Apapun itu, nyatanya untuk kesekian kalinya, kepintaran manusia, hikmat dan kepandaian ilmu pengetahuan telah “membodohi” umat manusia.  Sampai beredar film box office “2012” yang menggambarkan akhir dunia. Apakah Anda sudah menontonnya? Saya sudah. Dan saya sedikit kuatir karenanya. Ya, saya akui saya sempat menjadi orang bodoh.

Tapi, untuk apa pusing memikirkan persoalan itu. Toh, hanya Tuhan satu-satunya Pribadi yang tahu kapan semua berakhir. Fokus kita hanyalah “HARI INI”.

Apakah hari ini saya sudah menjadi manusia yang lebih baik bagi diri sendiri dan sesama?

Daripada lelah. Daripada pusing. Daripada kuatir.

Alihkan fokus kita kepada sesuatu yang lebih nyata. Yaitu rasa syukur. Saya bersyukur masih bisa menulis blog ini di awal tahun. Segudang mimpi, cita-cita, resolusi, dan target kehidupan hadir dan siap diraih di tahun baru ini. Tapi, lagi-lagi, saya tidak mau tertipu dengan “ambisi besar meraih hal-hal besar dan luar biasa di depan sana”. Saya belajar bahwa, fokus dan konsistensi dalam hal kecil hari demi hari adalah lebih penting daripada selalu melihat gambaran besar (tidak salah, tetapi jangan terlalu terjebak olehnya).

Fokuslah dan tetapkan hati melihat “HARI INI” sebagai satu saat yang terpenting. Bukan masa lalu, bukan masa depan. Tapi gunakan masa lalu untuk belajar dari kesalahan dan kegagalan, serta secara bijak menyiapkan diri untuk hari esok.

Tapi siapa kita dan siapa Anda di masa depan, ditentukan oleh tiap pilihan dan tindakan yang kita lakukan di HARI INI.

Akhir kata, selamat tahun baru 2013. Kalau ada orang berkata, “hidup cuma sekali, jadi nikmati dan bersenang-senanglah selagi bisa”. Hmm. Mungkin ada benarnya. Tapi saya lebih memilih “hidup cuma sekali, dan saya akan gunakan untuk Tuhan dan manusia”. Saya rasa itu lebih bernilai kekal.

Mari hidup dengan segala kepenuhan hidup itu sendiri!

Anti Korupsi Dimulai dari Diri Pribadi

Bentuk dukungan sederhana saya soal memberantas korupsi melalui karikatur Jokowi dan Ahok. Sebelum sibuk terus berperang melawan korupsi di luar, kita pribadi harus menegaskan pada diri sendiri : “Saya akan menunjukkan bahwa saya juga anti korupsi. Korupsi waktu, uang, dan macam-macam korupsi lainnya!”