Chemistry zone concept art

Tidak semua konsep art akan 100% direalisasikan. Bisa dipakai sebagian, bisa dijadikan referensi desain, atau bahkan konsep yang Anda buat tidak dipakai sama sekali. Apapun itu, bagi saya, yang terutama adalah saya dapat belajar dari proses yang berharga itu.

Baru-baru ini, Trans Studio Bandung membuka satu wahana permainan baru (dan ilmu pengetahuan), bernama Science Center. Di dalamnya, terdapat 4 area yang terbagi menjadi area Kimia, Biologi, Matematika, dan Fisika. Pembagian tersebut berdasarkan kategori jenis alat-alat peraga yang unik dan berbeda satu dengan lainnya.

Science Center diharapkan menjadi satu kawasan khusus bagi para pecinta ilmu pengetahuan, selain untuk menunjang kebutuhan pendidikan murid-murid sekolah, juga memberikan warna baru bagi pengunjung, dalam bentuk pengalaman bermain yang sarat akan ilmu pengetahuan.

Area kimia pun menjadi proses penting dari pengalaman saya membuat konsep (*debut awal dalam membuat konsep sebuah ruangan taman hiburan!). Walau hanya direalisasikan sebagian, tetapi mungkin menarik mengetahui konsep awal nya, seperti beberapa karya berikut :

– ide awal, ingin menampilkan satu ruangan laboratorium yang “fun” dan “enjoyable” (terutama karena banyaknya pengunjung anak-anak sampai remaja).

copyright Trans Studio

– Beberapa konsep di atas lebih banyak menekankan warna-warna cerah, bentuk-bentuk yang dinamis dan penggunaan elemen-elemen khas laboratorium Kimia.

Hmm, bagi saya, pelajaran terpenting yang bisa saya petik adalah memiliki sikap rendah hati untuk dikritik, desain diubah-ubah, bahkan mengalami penolakan. Dan juga sikap tetap berusaha memberi yang terbaik walau kadang amat sulit untuk menjaga konsistensi semangat, mood, dan kualitas.

🙂 mari belajar sesuatu dari tiap pengalaman dalam hidup!

27th wedding anniversary

Hanya karena pertolongan Tuhan dan kebaikanNya yang tidak pernah bisa kami balas, saya sebagai anak merasa bahagia mengetahui hari ini, 25 Agustus 2011 orang tua saya merayakan kebersamaan mereka dalam perjalanan pernikahan mereka yang sudah menginjak 27 tahun. Puji Tuhan di tempat tertinggi untuk anugerah ini!!

Ilustrasi sederhana ini dibuat untuk merayakan hari jadi mereka.

Betapa bahagianya saya dan tentu kakak saya (asyera bella a.k.a. abe a.k.a. wanita setengah sadar) untuk hari berbahagia orang tua kami ini. Saya belajar banyak tentang keluarga dari semua peristiwa ini.

Tetapi betapa pun indahnya keluarga, tentu rintangan dan kesulitan selalu dan akan terus berdatangan. Tapi sekali lagi, tiap keluarga selalu memiliki permasalahannya masing-masing. Unik. Berbeda. Dan sudah seharusnya tidak perlu dibandingkan/ membandingkan satu dengan lainnya.

Tugas saya sebagai anak sederhana. Meneladani mereka. Menghormati mereka dengan hidup kita. Mengasihi mereka. Dan berdoa bagi mereka.

Keluarga harus berlandaskan fondasi yang benar. Dan fondasi seperti apa lagi yang bisa lebih tepat selain Tuhan sendirilah fondasi itu! Saya tidak mengatakan harus beragama A atau kepercayaan B dan seterusnya. Tetapi, alangkah baiknya, jika sebuah keluarga selalu mengarahkan dirinya kepada Tuhan. Karena ide tentang keluarga itupun datangnya dari Tuhan.

^.^

Berpikirlah dua kali, sebelum…

Apakah anda pernah menyaksikan pemandangan di jalan raya dimana dari dalam kendaraan pribadi, seseorang membuang sampah ke jalan raya?

Saya pernah melihatnya. Bahkan beberapa kali. Tentu saya mengecam semua tindakan tidak bermoral tersebut. Memang tindakan tersebut tampak sederhana dan ‘tidak terlalu berbahaya’. Tapi dampaknya di kemudian hari adalah kerugian bagi semua orang!

Banjir, diakibatkan menumpuknya sampah, penyebaran berbagai jenis penyakit, dan masih banyak lagi. Haha, komik ini hanya pemikiran sederhana. Seandainya saja jalan raya bisa bereaksi seketika saat seseorang pengguna jalan membuang sampahnya seperti pada komik ini. Maka… sudah dapat dipastikan, tak ada seorangpun yang masih ‘nekad’ membuang sampah dari dalam kendaraan pribadi mereka ke jalan raya. Karena itu tindakan yang amat memalukan!

Buanglah sampah (organik/ non organik) pada tempatnya, teman!

The Obstacles

Mengerjakannya selama waktu jeda di kantor. Dan berakhir dengan warna disana-sini. Saya menikmati tiap masukan, kritik dari teman-teman di Trans Studio (art team), mereka sangat terbuka dan responsif dalam memberi input pada saya sehingga saya bisa belajar lebih lagi. Thanks, guys!

Kurang lebih 5-6 jam total dengan PS CS3 dan Wacom Intuos4 – punya kantor :p.

Bercerita tentang seorang jagoan yang ingin segera menyelesaikan misinya untuk dapat kembali ke planet asalnya. Sayangnya di sepanjang perjalanannya, ia harus berhadapan dengan penghuni planet setempat. Apakah ia mampu melalui hadangan makhluk-makhluk itu?

Disini saya berlatih:

  • Menentukan komposisi.
  • Mendesain makhluk fantasi dan airship.
  • Mewarnai bayangan dan pencahayaan.
  • Menggunakan foto referensi tekstur dan meletakkannya secara efektif.
  • Memadukan berbagai macam jenis brushes di PS.

 

Mungkinkah Terjadi?

Mereka berdua terus menghiasi layar kaca pertelevisian tanah air. Sebenarnya ada benang merah kesamaan antara Bapak Nurdin Halid dan Andi Mallarangeng. Kesamaan itu juga dimiliki oleh tiap pencinta sepakbola tanah air.

Yaitu adanya keinginan untuk menjadikan sepakbola Indonesia maju, berprestasi, dan dihormati di jagad sepakbola internasional.

Sayangnya hal yang terjadi malah sebaliknya. Selama pemerintah dan pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) tidak akur, bukan tidak mungkin, derita sepakbola Garuda kian tak berujung. So, mungkinkah kedamaian terjadi? Mungkinkah ada solusi? Mungkinkah akan terucap kalimat, “Mari kita bersatu demi Garuda!”. Untuk saat ini, semoga ilustrasi ini sedikit memberi secercah harapan 🙂

Maju sepakbola Indonesia. Masih ada harapan. Selalu ada harapan!

(Durasi: 3 jam. Media: Photoshop cs dan Wacom intuos3. Lagu: Paramore – Riot, Hillsong – Mighty to Save, Avenged Sevenfold – Avenged Sevenfold).

Self Control

Baru-baru ini saya menghadapi situasi yang kurang menyenangkan. Itu terjadi saat saya secara sadar harus mengendalikan diri saya terhadap satu godaan. Maafkan saya, tetapi godaan ini bukanlah se-mutakhir yang anda bayangkan. Ini hanya tentang video game.

Ya. Video game, anda membacanya dengan benar. Saya amat menggilai video game. Mungkin masuk di urutan 3 besar hal-hal yang menjadi kesenangan saya selain art dan sepakbola.

Saat menyadari betapa terbukanya kesempatan untuk segera memiliki satu judul game terbaru dan paling diminati di dunia yang tertata rapi di lemari kaca toko game hari itu. Nyaris tak ada yang dapat menghalangi saya untuk memilikinya. Kecuali satu hal. Yaitu kesadaran bahwa ada kalanya saya harus memikirkan hal yang lebih prioritas bagi hidup saya saat ini. Tidak mementingkan segala keegoisan diri yang terus menyerang dalam berbagai cara.

Alhasil, saya dilatih menguasai diri untuk menekan ego. Ada kalanya segala hal yang kita inginkan harus mengalah di bawah hal- hal yang kita butuhkan terlebih dahulu.

…segala hal yang kita inginkan harus mengalah di bawah hal- hal yang kita butuhkan terlebih dahulu…

Gayus

Tunggu dulu.

Jangan salah mengira bahwa saya menggambar beliau ini karena saya mendukung tindakannya atau bahkan mengaguminya. Sejujurnya saya lebih memilih netral untuk saat-saat ini. Tidak memihak satgas maupun Bpk. Gayus ini. Saya lebih memilih keadilan ketimbang sibuk mendukung satu pihak dan mencemooh pihak lainnya. Bagaimana tidak saya akan menggambar bapak yang satu ini? Sepak terjangnya amat luar biasa di dunia kriminal tanah air kita! Nyaris tiap saat saya menghidupkan televisi, sosok pelaku tindakan korupsi inilah yang selalu menghiasi layar kaca televisi di seluruh pelosok Indonesia.

Tapi beliau ini memang unik. Hentikan kekaguman Anda melihat kepandaian tokoh utama di film seri Prison Break dalam menyusun strategi jitu untuk melarikan diri dari dalam penjara. Karena dengan melihat aksi Sdr. Gayus ini, Anda akan dibuat terdiam. Karena beliau memiliki senjata yang amat mematikan dan terbilang super ampuh dalam rangka melarikan diri dari penjara. Uang namanya.

Uang bisa membeli apapun. Yah, setidaknya nyaris segala sesuatu kecuali keselamatan.

Keselamatan?

Sudah saatnya kita semua memikirkan akan dibawa kemanakah arah kehidupan ini jika semuanya telah berakhir kelak? Akankah kita dapat membawa uang kita? Raihan-raihan luar biasa selama hidup? Prestasi dan nama besar? Harta dan orang-orang terkasih? Setahu saya, kita tidak bisa membawa satupun dari hal tersebut.

Inilah yang seharusnya menjadi concern kita bersama. Semoga kita bisa lebih memandang hidup sebagai kesempatan untuk melakukan apa yang Pencipta ingin kita lakukan ketimbang memperkaya diri sendiri. Perangi korupsi dan tindakan kejahatan lainnya di muka bumi!