Step by step : rework of Nicholas Koenig Muppets Treasure Island illustration

We had this assignment in May, our director gave all the trans studio staff to do this kind of exercise to improve our skill, drawing and coloring in particular. But first, we must try another approach of perspective. So, here it is my attempt to finish the assignment. Started from rough sketch, and done with photoshop.

We all used the reference from Nicholas Koenig (link) awesome concept art of PC video game Muppets Treasure Island. He was a designer, concept artist, and creative director, specialize in many areas of entertainment, includes video game, illustration, animation or cartoon, and of course theme park.

It was a good practice, though. I hope it can be useful for my work in the future.

Advertisements

Environment practice 21 Dec’11

Diawali dengan membangun bentuk persegi menggunakan software sketch up, menolong saya menentukan lay out awal kota. Sketch up juga memudahkan dalam mengatur perspektif yang diinginkan. Setelah itu, proses pun berlanjut ke tahap mewarnai hitam putih, menentukan arah sumber cahaya (pada gambar ini berada di sebelah kanan kertas), sampai ke tahap akhir. Menikmati prosesnya sekaligus melatih konsistensi menggambar tiap hari! (tak terlalu penting apakah menggambar hewan, karakter, pemandangan, robot, sampai karikatur, yang terpenting adalah menggambar tiap hari).

 

Shape game 16 Dec’11

Di tengah-tengah kesenggangan pekerjaan kantor, ada baiknya saya mulai disiplin dalam berlatih, baik sedang bersemangat ataupun tidak. Ini demi kebaikan saya dan perkembangan kemampuan menggambar saya. Huh, harus konsisten.

Kali ini bermain “bentuk” lagi, diawali browsing ‘random shape’ di google dan menemukan bentuk yang unik, kemudian mulai memikirkan akan dibawa kemana bentuk itu. Dan akhirnya, saya memutuskan untuk melatih imajinasi sekaligus mewarnai hitam putih (value).

Bercerita tentang suatu desa kecil yang berada di hutan, dimana rumah mereka adalah pohon-pohon besar di sekelilingnya. Dan bentuk yang abstrak itu saya jadikan rangka menggambar sebuah menara pengawas yang terbuat dari kayu sederhana.

Amat menikmati prosesnya, semoga kian tajam, kian bersemangat untuk belajar. 🙂

 

The shape game

Nama permainannya adalah permainan bentuk. Tugas saya adalah menggambar apapun menggunakan bentuk yang saya dapat dari google secara acak. Setelah diputar-putar, saya mendapatkan ide untuk melanjutkan bentuk itu menjadi bentuk satu buah pesawat yang telah mendarat darurat di sebuah hutan.

Di gambar ini, selain melatih imajinasi, saya juga melatih pewarnaan dan komposisi gelap terang. Inspirasi saya dengan gaya mewarnai ini harus saya akui, amat dipengaruhi oleh dua ilustrator handal yang jadi idola saya dalam berkarya, Todd Harris (link) dan Sam Nielson (link).

Latihan ini seharusnya menjadi latihan rutin bagi saya pribadi, sayangnya ketidakkonsistenan sering terjadi 😦 huh, semoga konsisten.

 

Three quick steps

Satu jam kurang lebih. Benar-benar dimulai dari sketsa abstrak, tanpa tahu akan menggambar apa. Biarkan brush stroke mengalir dan sedikit demi sedikit, akan muncul bentuk-bentuk yang bisa dikembangkan menjadi objek (seperti pohon di atas), kemudian tinggal menentukan sisi mana yang berada di depan, dan ingin menjadi fokus. Maka, kalau diamati, pohon yang berada di depan gambar diberi warna gelap yang cukup kuat. Sebaliknya dengan pohon di kejauhan, mendapat warna yang kian kabur (dari abu-abu ke putih).

DeviantART’s Birthday “Skribble Contest”

Baru-baru ini saya mengikuti kontes ulang tahun DeviantART (situs art paling populer di dunia!). Terlepas dari kesibukan pekerjaan kantor dan pesenan karikatur, saya tetap penasaran untuk menguji kemampuan saya di kontes ini. Tidak usah memikirkan muluk-muluk untuk menjadi juara 3, 2, bahkan 1, tujuan saya adalah belajar, menguji kemampuan, juga melatih kreativitas diri.

Skribble contest ini bertujuan memancing daya imajinasi para anggota DeviantART untuk melanjutkan gambar dari pola yang sudah ditetapkan. Dan pola itu tidak boleh diubah-ubah, dipisahkan satu sama lain, tetapi tetap boleh diputar-putar (rotate).

Maka berikut proses pembuatan karya saya menggunakan pola di atas.

Siapa yang tidak suka Batman? Setelah pola itu saya putar-putar, saya mendapati bahwa bentuk lancip itu bisa digunakan membentuk hidung Penguin, musuh lama Batman. Dan proses pun terus mengalir, sampai pada tahap pewarnaan. Saya akui dengan keterbatasan waktu, saya cukup terburu-buru menyelesaikannya. Bersyukur tetap bisa memasukkannya di bawah tenggat waktu lomba. Semoga lebih baik di kontes-kontes berikutnya.